Uji Coba Bahrain-Qatar Tidak Mengalami Hambatan

MANAMA, goalbola — Pada saat Indonesia mengalami kendala uji coba, tim Bahrain dan Qatar, dua pesaing Indonesia di Grup E kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, tidak kesulitan memperoleh laga uji coba internasional. Seperti dilansir situs resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (http://www.the-afc.com), Jumat (5/8/2011), pemain Bahrain sudah menjalani pemusatan latihan sejak Rabu lalu.

Tim asuhan Pelatih Peter John Taylor itu juga telah dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan timnas Oman di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu mendatang. Taylor telah memanggil 31 pemain, termasuk kapten Mohamed Salmeen serta striker Fawzi Aish dan Jaycee John. Bahrain memiliki catatan bagus pada kualifikasi dua Piala Dunia terakhir, yakni dengan lolos hingga partai playoff antarbenua.

Seperti halnya Bahrain, Qatar juga tidak kesulitan mendapatkan lawan uji coba. Tim polesan Milovan Rajevac itu dijadwalkan menjamu juara Asia 2007, Irak, di Doha, Rabu mendatang. Seperti dikutip situs Asosiasi Sepak Bola Qatar (http://www.qfa.com.qa), Rajevac menyatakan, persiapan memegang peran kunci bagi lolosnya timnya ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2014.

“Ini pekerjaan berat. Jadi, kami akan memastikan untuk mempersiapkan diri secara memadai,” kata Rajevac. Pelatih asal Serbia ini meloloskan Ghana hingga perempat final Piala Dunia 2010. Qatar bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Hal ini dinilai bisa mendongkrak semangat mereka untuk membuktikan diri mampu lolos ke Piala Dunia sebelum menjadi tuan rumah.

Iran, juga tim pesaing Indonesia, belum mengagendakan laga uji coba. Tim “Negeri Mullah” itu ditangani pelatih berpengalaman asal Portugal, Carlos Queiroz, yang dikontrak dengan target meloloskan Iran ke Piala Dunia 2014.

Tidak seperti Bahrain dan Qatar, Indonesia kesulitan memperoleh laga uji coba internasional. Tim “Merah Putih” semula telah dijadwalkan beruji coba melawan Malaysia di Kuala Lumpur, 14 Agustus. Namun, Asosiasi Sepak Bola Malaysia belakangan membatalkan uji coba tersebut. Anggota Komite Eksekutif PSSI Bidang Koordinator Timnas Bob Hippy mengatakan, pihaknya telah mengajukan surat permohonan uji coba kepada Federasi Sepak Bola Selandia Baru, selain tengah bernegosiasi dengan Korea Utara.

Uji coba internasional dinilai sangat penting menjelang laga-laga krusial. Tidak hanya untuk mendeteksi sejak dini kelemahan-kelemahan dalam permainan tim, hal itu juga bermanfaat untuk membangun kepercayaan diri pemain. Sebelum berlaga di Piala Asia 2007, ajang di mana pemain Indonesia disebut-sebut memperagakan salah satu penampilan mengesankan, skuad “Merah Putih” melahap sejumlah laga uji coba internasional, seperti melawan Hongkong, Jamaika, dan Oman.

Indonesia mengawali putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2014 dengan bertandang ke Iran, 2 September mendatang. Empat hari kemudian, tim asuhan Pelatih Wim Rijsbergen ini menjamu Bahrain di Jakarta.

Tim-tim di grup lain juga memanfaatkan kalender laga persahabatan internasional pada 10 Agustus mendatang sebagai ajang menguji kesiapan tim. Juara Asia, Jepang, misalnya, akan menjamu Korea Selatan di Sapporo sebagai bagian dari persiapan menghadapi Korea Utara, 2 September, di Grup C. China juga telah mengagendakan uji coba melawan Jamaika di Hefei, Rabu depan, menjelang laga melawan Singapura di Grup A. (SAM/berbagai sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s